Tab Menu

Kamis, 05 Oktober 2017


      
PERBANDINGAN WIRESHARK DENGAN REMOTE TEAMVIEWER

     

Wireshark merupakan Network Protocol Analyzer, juga termasuk salat satu network analysis tool atau packet sniffer. Wireshark mengizinkan pengguna mengamati data dari jaringan yg sedang beroperasi atau dari data yg ada di disk, dan langsung melihat / mensortir data yg tertangkap, mulai dari informasi singkat dan rincian bagi masing-masing paket termasuk juga full header dan porsi data, sanggup diperoleh. 

     Wireshark mempunyai beberapa feature termasuk juga display filter language yang banyak dan kebolehan mereka ulang suatu aliran pada sesi TCP. Paket sniffer sendiri diartikan satu buah tool yg berkemampuan menahan & melaksanakan pencatatan pada traffic data dalam jaringan. 



    Teamviewer adalah software yang bisa digunakan secara gratis untuk penggunaan personal/non-comercial-use. Teamviewer dapat digunakan untuk mengakses PC secara jarak jauh selama ada jaringan yang menghubungkannya misalnya Internet. Ada 3 jenis Teamviewer yang tersedia yaitu versi Installer, versi portable dan versi web base.

PERBANDINGAN HTTP DENGAN HTTPS

Salah satu cara untuk mengetahui perbedaan website yang menggunakan protokol HTTP dan HTTPS adalah dengan memperhatikan address bar pada browser yang kalian gunakan. Cobalah akses halaman paypal.com. Setelah itu coba lagi pada tab baru akses vestinel.com. Adakah hal yang berbeda dari kedua website tersebut ? Jika fokus kalian adalah address bar browser, maka kalian akan menemukan bahwa ketika mengakses paypal.com protokol yang digunakan adalah HTTPS, sedangkan vestinel.com menggunakan protokol HTTP. Lantas apa perbedaan HTTP dan HTTPS ?

Apa itu HTTP dan HTTPS

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protokol yang mengatur komunikasi antara client dan server. Yang menjadi client adalah web browseratau device lain yang dapat mengakses, menerima dan menampilkan konten web.
Pada umumnya cara komunikasi antara client dan server adalah clientmelakukan request ke server, kemudian server mengirimkan respon terhadap client. Respon yang dimaksud dapat berupa file HTML yang akan ditampilkan di browser ataupun data lain yang di-request oleh client. Semua kegiatan tersebut diatur oleh suatu protokol yang sedang kita bahas, yaitu HTTP.
Sedangkan Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) adalah versi securedari HTTP yang dikembangkan oleh Netscape Communications Corp.

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Sebagai seorang penggiat IT, tentunya kita harus bisa menjelaskan jika ada seseorang yang bertaya mengenai perbedaan HTTP dan HTTPS. Pada bagian ini kita akan mengulas perbedaannya dari beberapa aspek, yaitu:

1. Keamanan data yang dikirimkan

HTTP tidak menjamin keamanan data yang ditransmisikan antara client dengan server. Sementara HTTPS menjamin keamanan data yang dikirimkan. Berbicara keamanan data, sedikitnya ada 3 aspek yang ditangani oleh HTTPS, yaitu:
Autentikasi Server, dengan adanya autentikasi server, pengguna yakin sepenuhnya bahwa ia sedang berkomunikasi dengan server yang ia tuju.
Kerahasiaan Data, data yang ditransmisikan tidak akan bisa dipahami oleh pihak lain, karena data yang ditransmisikan sudah dienkripsi.
Integritas Data, data yang sedang ditransmisikan tidak dapat diubah oleh pihak lain, karena akan divalidasi oleh message authentication code (MAC).

2. Port yang digunakan

Untuk melakukan komunikasi, secara default HTTP menggunakan port 80 sedangkan HTTPS menggunakan port 443.

3. Kebutuhan SSL

Secara default, protokol yang digunakan untuk komunikasi client-server adalah HTTP. Sementara untuk dapat menggunakan protokol HTTPS, kita diharuskan memiliki sertifikat SSL. Secure Socket Layers (SSL) adalah teknologi keamanan yang memungkinkan untuk melakukan enkripsi terhadap data yang akan ditransmisikan antara client dan server. SSL memungkinkan kita untuk dapat mengirim informasi penting, seperti nomor kartu kredit dan login credential, dengan aman.
TELNET
  Telnet yaitu merupakan suatu protocol yang memungkinkan penggunanya dapat login dan bekerja pada sistem jarak jauh, seperti jika terdapat program maupun file yang tersimpan pada komputer jarak jauh tersebut berada di komputer pengguna itu sendiri. Singkatnya Telnet merupakan perangkat lunak (softwere) yang digunakan untuk melakukan kontrol jarak jauh pada sistem komputer.
   Telnet digunakan untuk melakukan login ke komputer lain yang ada di jaringan internet dan dapat melakukan akses pada pelayanan umum, termasuk pada berbagai macam database. Penggunanya dapat duduk saja di depan komputer yang terhubung ke jaringan internet. Dengan kata lain dapat terkoneksi ke komputer lain dalam satu gedung, satu ruangan atau bahkan pada komputer di seluruh penjuru dunia. Setelah terhubung atau terkoneksi, input yang diberikan pada keyboard dapat secara langsung mengontrol ke remote komputer tadi, dapat diakses pelayanan apa saja yang telah disediakan oleh remote machine dan hasilnya akan ditampilkan pada terminal lokal. Dengan menggunakan Telnet, pengguna dapat mengakses berbagai layanan misalnya seperti melihat katalog perpustakaan dan masih banyak lagi layanan yang lainnya.

SSH
        SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Sama seperti telnet, SSH Client menyediakan User dengan  Shell untuk remote ke mesin. Tidak seperti telnet, SSH menyediakan koneksi enkripsi antara klien dengan server. Dalam prakteknya, penggunaan menggunakan telnet dan ssh seperti perbedaan dengan mengakses website biasa dengan website yang lebih aman (HTTPS).

PUTTY

         PuTTY adalah sebuah program open source yang dapat Anda gunakan untuk melakukan protokol jaringan SSH, Telnet dan Rlogin. Protokol ini dapat digunakan untuk menjalankan sesi remote pada sebuah komputer melalui sebuah jaringan, baik itu LAN, maupun internet. Program ini banyak digunakan oleh para pengguna komputer tingkat menengah ke atas, yang biasanya digunakan untuk menyambungkan, mensimulasi, atau mencoba berbagai hal yang terkait dengan jaringan. Program ini juga dapat Anda gunakan sebagai tunnel di suatu jaringan